Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Apa itu puisi?

Gambar
Puisi, suatu karya sastra yang bisa dikarang dan didengarkan ataupun dinikmati oleh semua kalangan. Sumber: YouTube

Drama

Gambar
Materikita.com Drama : Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat Dalam kegiatan sehari hari kita sering mendengar kata drama. Bagi kalian yang sering menonton televisi tidak asing lagi dengan film atau sinetron yang tayang di layar kaca, seperti itu adalah salah satu contoh drama. Namun yang menarik adalah ada banyak materi drama yang harus kita pelajari mulai dari pengertian drama, jenis drama, unsur-unsur drama, ciri-ciri drama, struktur, tujuan, serta manfaat  drama  itu sendiri. Dalam artikel ini akan dibahas lengkap mengenai semua itu. Simak selengkapnya materi berikut Pengertian Drama Drama merupakan kata yang berasal dari bahasa  Yunani , yaitu Draomai yang memiliki arti berbuat dan bertindak. Sedangkan kata drama sendiri memiliki arti suatu perbuatan dan tindakan. Pengertian drama secara umum yaitu suatu karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dan mempunyai maksud untuk menampilkan sebuah pertunjukan yang diperankan oleh aktor. Pengertian...

Hancur

Gambar
Kau dengan satu cara mampu menyihir sedetik ruang hidup Mengubahnya semudah mengganti pagi dan siang, kemudian sore serta malam hingga akhirnya waktu kembali semula Padahal kau bukan apa, tapi menjadi segala karena perkara kecil Kadang terpikir Apa dayamu memikat hati yang telah rapuh? Sedangkan pemiliknya tak ingin kau mengetahui sebuah sisi tersebut Kemudian kembali mencoba mengubahnya menjadi bagian utuh Menyusun setiap kepingan hati yang hancur

Ku kira

Aku selalu saja gagal Untuk tidak terus menanti dan peduli Padahal aku tahu Jika kamu... Selalu datang dan pergi sesuka hati Ku kira awan itu akan kuat menahan beban yang ia terima, Ternyata salah. Kali ini ia telah mengutarakan kesedihan Bersama dengan kenangan yang sebenarnya tak ingin ia lupakan Karena pada akhirnya, Orang yang kamu kasihi hanya memanfaatkanmu Karena merasa telah dicintai! Ia tak akan kembali. Sejatinya ia sudah pergi Bersama harapan yang telah mati Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/ku-kira.html?m=1

Palsu

Semburat tawa dia tunjukkan Membuatku meringis rasanya Tawanya tawar tak ada yang nyata Kamuflase handal dia mainkan Padahal jelas ku dengar tangis dalam diam Rupanya dia tak peduli Bahagia mereka ialah utama Lupa saja soal bahagia Lupa aku Jiwanya yang berdekapan dengan luka Masihkah kau diam dalam segala sesuatu Saat rindu mengakar ke dasar hati? Apakah awan lupa mengabarimu dengan warna sejuknya? Padahal sudah ia beri pertanda agar kau pulang Menemui seseorang yang diyakini aku, Yang sekarat merindu Tapi, apa angin yang berhembus Membawa segala perasaan ku Belum cukup tuk kau ketahui Kalaupun benar, Pulanglah, rinduku masih disini Menanti untuk kau peluk Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/palsu.html?m=1

Embun

Seperti embun katamu... Aku adalah wanita pencemburu Embun ada karena hujan Tentu... Air mata ada karena luka Bahkan... Dalam masalah pertemanan saja, Aku cemburu Pada dia, Dia yang bisa setiap waktu bersamamu Dia yang bisa setiap saat melihat senyummu Cemburu tanda tak mampu Yaaa... Aku tak mampu Bagaimana bisa aku mampu Sedang, melihatmu tertawa karenanya saja aku sesak Tetesan hujan bisa menjadi embun Tetapi... Hujan bisa datang dari langit Atau Dari hati yang kau lukai Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/embun.html?m=1

L e m a h

Kau tahu? Aku sakit Bukan, bukan karena masalah hati atau cinta Ini tentang orang yang sangat aku sayangi Lemah, rapuh, saat aku mengingatnya Bagaimana perasaanku saat itu Semua terasa hancur Kala dia hanya bisa ada ditempat tidurnya Kala dia tidak bisa melakukan apapun Fikiranku terbagi Antara dia dan rutinitasku di masa SMA Kelas 12, katanya masa yang paling susah untuk dilupa Memang... Saat aku pulang dari sekolah Tak ada lagi Tak ada masakannya yang selalu membuatku ingin cepat pulang Berhari bahkan terhitung bulan... Semua terasa AMBYAR Tahun itu mengajarkan banyak hal Tahun itu aku jadi lebih mandiri Tahun itu aku jadi lebih bertanggung jawab Dan tahun itu, adalah awal dari segalanya Mama... Ini tentang mama Mama adalah segalanya Sekarang, semua sudah sembuh Semua telah pulih Bahagia? Sangat. Bagaimana tidak bahagia Dia membaik, Mama sudah pulih Benar ada pepatah yang mengatakan “akan ada pelangi setelah hujan” Bersyukur, hanya itu yang kulakukan...

Lepas

Setelah tidak denganku, semoga harimu lebih menyenangkan. Temuilah seseorang yang lebih keras lagi memperjuangkanmu. Melebihi segala hal yang ku lakukan untukmu. Semoga tidak luka yang kamu dapatkan. Nanti, kamu akan mengerti bahwa yang mencintaimu ini memiliki arti. Aku ikhlas, untuk melepas. Karena sulit untuk meyakinkan, orang yang sudah jelas-jelas tak ingin dipertahankan. Aku persilahkan dirimu pergi. Bukan didalam hati sudah tak ada rasa lagi bukan! Saat ini aku akan membiarkanmu dipertemukan dan dimiliki, oleh seseorang yang sangat mengerti bagaimana caranya mengerti. Aku sangat tahu apa yang kamu mau, dan orang yang lebih baik dalam hal membahagiakan. Pergilah, biarkan semua hilang termakan waktu. Ku rasa memang seharusnya sudah begini. Sampai jumpa dilain waktu, semoga saat kita berjumpa tak ada lagi luka yang menganga. Semoga semua bisa berdamai dengan sendirinya. Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/lepas.html?m=1

Bertambahnya usia

Segelintir rasa

Gambar
Matamu memang terbuka. Tetapi kamu tak melihatnya. Mungkin hatimu menyadarkan itu semua. Terimakasih telah memberikan banyak pelajaran hidup. Salah satunya tentang mendewasakan diri. Dengan cara mengikhlaskan dan terus belajar untuk menjadi manusia yang tak pernah lelah untuk mempelajari sesuatu. Sampai jumpa dilain waktu, Semoga saat kita bertemu, Kembali merangkul, Bercanda dengan secangkir kopi panas ditangan masing-masing dan menertawakan kekonyolan di masa SMA yang sungguh semua tidak akan bisa diulang. Aku rindu kalian semua. Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/segelintir-rasa.html?m=1

Yang tercinta mama

Untuk yang tercinta mama~ Seraut wajah yang takkan terlupa dan selalu ada dalam hati. Garis wajah telah tampak diwajahnya yang tak muda lagi, Tapi kemuliaannya takkan pudar termakan usia. Tangannya memang tak halus lagi. Karena telah ia gunakan untuk berjuang dan berkorban demi kehidupan yang lebih baik untuk anak-anaknya. Hatinya selembut sutra. Ia curahkan seluruh kasih sayang untuk anak-anaknya tanpa terbatas jarak dan waktu. Sumber :  https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/yang-tercinta-mama.html?m=1