Palsu

Semburat tawa dia tunjukkan
Membuatku meringis rasanya
Tawanya tawar tak ada yang nyata
Kamuflase handal dia mainkan
Padahal jelas ku dengar tangis dalam diam

Rupanya dia tak peduli
Bahagia mereka ialah utama
Lupa saja soal bahagia
Lupa aku
Jiwanya yang berdekapan dengan luka

Masihkah kau diam dalam segala sesuatu
Saat rindu mengakar ke dasar hati?
Apakah awan lupa mengabarimu dengan warna sejuknya?
Padahal sudah ia beri pertanda agar kau pulang
Menemui seseorang yang diyakini aku,
Yang sekarat merindu

Tapi, apa angin yang berhembus
Membawa segala perasaan ku
Belum cukup tuk kau ketahui

Kalaupun benar,
Pulanglah, rinduku masih disini
Menanti untuk kau peluk


Sumber: https://indahvitalestari.blogspot.com/2019/12/palsu.html?m=1

Komentar

Posting Komentar