Menjamah Hati

Jika perpisahan mengundang kerinduan
Apakah itu bisa kembali mengundang pertemuan?
Suara riuh hujan menenggelamkanku dalam dinding yang ku buat sendiri
Menyembunyikan rasa, amarah, bahkan semua hal yang menurutku tak perlu diumbar
Ada kecamuk dalam dadanya
Ada rasa sakit yang tak bisa dijelaskan lewat aksara
Kamu perlu menyelami sorot matanya
Menjamah hatinya yang mungkin berdarah
Kalau Sejatinya kau masih setia merapal namanya
Sepanjang doa atau saat merindu
Jangan terus saling bergeming dan mempertinggi ego masing-masing
Sekedar tuk bertanya tak apa
Senjamu mengajarkan siapapun dia di masa lalu tak pantas untuk kembali di masa depan
Ingat lagi debar itu saat kamu sedang bersamanya
Jangan dulu berpikir tuk sudahi semua
Senja..
Kau berhasil menaruh banyak keindahan ditiap liku kehidupan
Bahkan disudut manapun
Langit-nya mempesona
Awan-nya membuat jatuh hati


Brebes, 02 Juni 2020

Komentar