Postingan

Mengatasnamakan Cinta

Gambar
Mengatasnamakan Cinta  Oleh Vita Indah Lestari  Kita dua orang berkepala batu Dipaksa jadi satu atas nama cinta yang mengggebu Entah benar sebab kita satu Atau hanya tak sengaja bertemu untuk penawar sepi yang kian pilu  Saling mengenalkan rasa Bertaruh ego atas kesalahan-kesalahan kecil Meredam emosi kala amarah menyelimuti  Sombong mengenalkan tentang dirinya pada semua orang  Berjalan beriringan, berlagak berjuang  Padahal kita hanya sibuk menjadi yang tak mau disalahkan  Terlihat saling mengalah berkali-kali  Halah apa-apaan kita ini Walau begitu, kita tetap kita Yang berusaha memantaskan  Agar kelak bisa menjadi yang lebih baik  Meski berawal dari mengatasnamakan cinta Brebes, 12 Juli 2020

Cerpen

CERPEN Pengertian Cerpen Cerita pendek atau cerpen  adalah salah satu dari bagian dalam prosa yang berbentuk cerita fiksi dengan hanya satu konflik. Sementara itu, fiksi sendiri memiliki pengertian berupa tulisan prosa tentang peristiwa dan karakter yang dibayangkan (tidak nyata). Berbeda dengan novel ataupun novelet, cerpen lebih pendek dari segi isi. Ciri-Ciri Cerpen Cerpen memiliki ciri-ciri yang berbeda dari jenis prosa lainnya, antara lain : Terdiri atas 1.600—10.000 kata sehingga membutuhkan 10 – 30 menit saja untuk membacanya.Cerpen biasanya berfokus pada satu subjek atau tema. Subjek atau tema berupa sesuatu yang biasa seperti tugas sehari-hari sehingga mempunyai nilai moral yang tinggi. Cerpen biasanya berlangsung dalam satu latar sehingga berfokus pada satu alur sehingga hanya bersifat satu konflik dan tidak ada konflik turunan. Cerpen biasanya fokus hanya pada satu atau beberapa karakter sehingga karakter bersifat datar atau watak yang dimiliki tidak berubah secara...

Peluh Untuk Pulih

Rinai-rinai rinduku jatuh basahi hatimu Ada secerca rindu menyambut diambang pintu Tidakkah kau ingin coba tuk kembali Menyeruput hangat dari sepasang cangkir kopi dan bincangan dari imaji? Relung hati yang gersang Rutin disiiraminya hingga subur Mengambil jalan lain atau mengikuti arus takdir, tak apa Perutku bak dihinggapi ribuan kupu-kupu Sebelum saat ini, dilangit tampak benar-benar kelabu Banyak debu dan polusi Sesak dan jauh sekali dari kata sejuk Bagai tamparan yang sangat menyakiti Lihat kota jakarta? Langitnya tidak bisa berbohong Dia terlihat secerah harapan baru Harapan kita semua akan pulihnya dunia ini Pandemi ini memang menakutkan Tapi sikap serakah yang dimiliki manusia lebih menakutkan Bumi tengah melepaskan rasa sakitnya Mari bantu nyawa lain untuk tetap berada di bumi, ya? Brebes, 14 Mei 2020

Menjamah Hati

Jika perpisahan mengundang kerinduan Apakah itu bisa kembali mengundang pertemuan? Suara riuh hujan menenggelamkanku dalam dinding yang ku buat sendiri Menyembunyikan rasa, amarah, bahkan semua hal yang menurutku tak perlu diumbar Ada kecamuk dalam dadanya Ada rasa sakit yang tak bisa dijelaskan lewat aksara Kamu perlu menyelami sorot matanya Menjamah hatinya yang mungkin berdarah Kalau Sejatinya kau masih setia merapal namanya Sepanjang doa atau saat merindu Jangan terus saling bergeming dan mempertinggi ego masing-masing Sekedar tuk bertanya tak apa Senjamu mengajarkan siapapun dia di masa lalu tak pantas untuk kembali di masa depan Ingat lagi debar itu saat kamu sedang bersamanya Jangan dulu berpikir tuk sudahi semua Senja.. Kau berhasil menaruh banyak keindahan ditiap liku kehidupan Bahkan disudut manapun Langit-nya mempesona Awan-nya membuat jatuh hati Brebes, 02 Juni 2020

Secerca Harapan Yang Pupus

Suara deru nafas mulai terdengar Lalu suara denting jam mulai mendominasi suasana Bagai labirin nyata Aku tersesat dalam sebuah dunia Aku kelimpungan diatas dunia yang penuh sandiwara Biarkan senja ini menjadi saksi Robohnya pertahanan yang sudah lama ku bangun dari awal Sialan, lemah sekali diriku ini Terimakasih pernah lekat dan begitu dekat Senja memang selalu memberi kebahagiaan tersendiri bagi penikmatnya Kita terlihat berbeda Hanya saja, senja menjadi alasan utama kita sama Harapanku pupus dipertengahan jalan Diantara kesunyian dan kelamnya keadaanku Kau tak kunjung kembali menyelamatkanku Biarkan rasaku mengapung dan Terombang-ambing tak karuan Untuk kemudian berlabuh pada sebuah pulau tanpa ada lagi tentang kita Brebes, 02 Juni 2020

"S"

Segala jenis tanda yang disertai tanya Sabarmu mulai rapuh Sunyi senyap pada siang malammu Semburat jingga dipergantian waktu Semata tujuan dari banyaknya ragam pencarian Segala angan serta asa Sekejap hilang semua percaya Setelah semua ini usai Senja adalah rindu dan hati Semua aksara dan netramu adalah tragedi Selalu terngiang-ngiang dalam malam sunyiku Sebenarnya aku ingin menjadi terang dalam gelapmu, namun.. Senja ternyata membuatku cukup Seperti aku, memiliki atau tidak rasaku tak pernah habis